Australia Hentikan Dumping Canned Pineapple Fruit Asal Indonesia

9 Sep 2011

Otoritas Anti Dumping Australia (ACS) mengeluarkan public
notice yang memerintahkan penghentian penyelidikan terhadap canned pineapple asal Indonesia
karena tidak terbukti melakukan dumping.

Penyelidikan anti dumping terhadap produk canned pineapple ini dimulai pada 15 April 2011 atas
permintaan yang diajukan perusahaan setempat Golden Circle. Produk yang dituduh dumping
tergolong dalam HS. 2008.20.00; 2008.20.00/27 dan 2008.20.00/28 yaitu canned pineapple, baik
untuk konsumen maupun untuk industri. Selain Indonesia, Thailand sebagai salah satu penghasil
nanas terbesar di dunia juga terkena tuduhan dumping ini.

Menyikapi hal itu, Direktur Pengamanan Perdagangan, Ernawati menyambut baik penghentian penyelidikan
dumping tersebut.

Dengan dihentikannya penyelidikan dumping terhadap produk canned pineapple
asal Indonesia oleh ACS, maka kesempatan untuk mengisi dan merebut pasar ekspor produk
canned pineapple di Australia terbuka kembali bagi perusahaan/eksportir Indonesia,” tuturnya

Sementara itu, menindaklanjuti tuduhan dumping Australia ini, dalam pembelaan yang disampaikan pada 30
Juni 2011 lalu, Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Pengamanan Perdagangan (DPP)
setelah berkoodinasi dengan perusahaan tertuduh menyatakan bahwa bahwa petisi yang
disampaikan tidak didukung oleh bukti yang kuat terutama terkait dengan kerugian (injury),
penentuan normal value tidak sesuai dengan ketentuan WTO, dan kerugian industri dalam
negeri lebih banyak disebabkan oleh faktor internal.

Menurut data comtrade, nilai ekspor Indonesia ke Australia pada tahun 2008 tercatat sebesar
US$ 1,48 juta, pada tahun 2009 sebesar US$ 1,16 juta dan pada tahun 2010 sebesar US$ 2,11
juta. Pangsa pasar produk nanas Indonesia di Australia pada tahun 2010 sebesar 13,34%.
Selama 3 tahun terakhir pangsa Indonesia masih berada di posisi ketiga dibawah Thailand dan
Philipina dimana pada 2010 pangsa pasar Thailand di Australia sebesar 62,66% dan diikuti oleh
Philipina sebesar 20,32%. Adapun negara tujuan utama ekspor nanas Indonesia selain Australia
adalah Amerika, Belanda dan Argentina.(Ayos)


TAGS


-

Author

Follow Me